PENDAMPINGAN KOMUNITAS SEKOLAH BERBASIS INTERCULTURAL COMMUNICATION DI ANUBAN MUSLIM KRABI SCHOOL THAILAND

School Community Assistance Based on Intercultural Communication at Anuban Muslim Krabi School, Thailand

Authors

  • Muhammad Mansyur Dg Pageso Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Sutrisno K. Djawa Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Armin Haluti Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Hardianti Universitas Muhammadiyah Luwuk
  • Yusniati N. Sabata Universitas Muhammadiyah Luwuk

DOI:

https://doi.org/10.66225/jesasi.v3i1.35

Keywords:

Intercultural Communication, pendampingan, komunitas sekolah

Abstract

Artikel pengabdian ini menggambarkan praktik pendampingan komunitas sekolah dalam konteks lintas negara sebagai ruang pembelajaran bahasa sekaligus interaksi budaya, khususnya pada lingkungan sekolah dasar Muslim di Thailand yang memiliki latar bahasa dan kebiasaan sosial berbeda dengan mahasiswa Indonesia. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan Bahasa Indonesia kepada siswa sekolah dasar di Anuban Muslim Krabi School melalui pendekatan komunikasi antarbudaya (intercultural communication) dengan memanfaatkan media lagu anak-anak Indonesia. Pendekatan intercultural communication diterapkan sebagai strategi untuk menjembatani perbedaan bahasa, nilai, dan kebiasaan antara mahasiswa KKN dan siswa Thailand. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi awal, perkenalan berbasis komunikasi nonverbal dan adaptasi budaya, pembelajaran interaktif, serta kompetisi sederhana untuk meningkatkan partisipasi dan minat belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa Anuban Muslim Krabi School menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran, mampu menirukan kosakata Bahasa Indonesia melalui lagu, serta memahami perintah sederhana yang diberikan. Dengan demikian, pendekatan pendampingan berbasis intercultural communication berpotensi diterapkan kembali sebagai kerangka operasional kegiatan pengabdian internasional pada pendidikan dasar, khususnya di sekolah multikultural, karena mampu mengintegrasikan tujuan pembelajaran bahasa, penguatan karakter toleransi, dan pengembangan kompetensi global peserta didik secara simultan.

References

Dwi, T., Teana, H., Aulia, M., & Windra, O. (2025). Strategi pengajaran bahasa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak di sekolah Language teaching strategies to improve children ’ s language skills at school. 7(2), 83–91.

Nasution, A. S., Wani, A. S., & Syahputra, E. (2022). Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia. 1(3), 197–202.

Pd, M. (n.d.). INTRODUCTION TO.

Perkembangan, S., & Indonesia, B. (1928). Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia. 1–30.

Tyasrinestu, F. (1987). UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta.

Samovar, P., McDaniel, R., & Jandt, F. (2010). Communicating between cultures. Boston, MA.

Hall, E. T. (1976). Beyond culture. Anchor.

Deardorff, D. K. (2006). Identification and assessment of intercultural competence as a student outcome of internationalization. Journal of studies in international education, 10(3), 241-266.

Downloads

Published

2026-04-29

How to Cite

Dg Pageso, M. M., Sutrisno K. Djawa, Armin Haluti, Hardianti, & Yusniati N. Sabata. (2026). PENDAMPINGAN KOMUNITAS SEKOLAH BERBASIS INTERCULTURAL COMMUNICATION DI ANUBAN MUSLIM KRABI SCHOOL THAILAND: School Community Assistance Based on Intercultural Communication at Anuban Muslim Krabi School, Thailand. JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI), 3(1), 48–53. https://doi.org/10.66225/jesasi.v3i1.35