PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM MEMBACA PETA DI SMA NEGERI 02 KENDARI

Training to Improve Students’ Basic Map Reading Skills at SMA Negeri 02 Kendari

Authors

  • Amniar Ati Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Andrias Andrias Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Amaluddin Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Septianto Aldiansyah Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Fitriyani Saudi Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Nur Nasanah Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Ismail Akbar Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.66225/jesasi.v3i1.34

Keywords:

pelatihan, keterampilan dasar, membaca peta

Abstract

Dalam memahami dan menginterpretasikan informasi geografis serta lingkungan sekitar, siswa perlu memiliki kemampuan dasar membaca peta. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar membaca peta siswa di SMA Negeri 02 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 35 siswa kelas X. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti pelatihan. Pada saat pre-test, sebagian besar siswa berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 15 siswa, serta kategori cukup sebanyak 8 siswa yang menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur-unsur peta sebelum pelatihan. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan, ditandai dengan tidak ditemukannya lagi siswa pada kategori kurang maupun cukup pada hasil post-test. Sebanyak 15 siswa berada pada kategori baik, sementara jumlah siswa pada kategori sangat baik meningkat dari 5 menjadi 10 siswa. Perubahan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa mengenai unsur-unsur peta. Hasil evaluasi juga menunjukkan respons positif, dengan skor tertinggi pada aspek kepuasan keseluruhan (94%), diikuti relevansi materi (92%) dan keterlibatan peserta (91%). Hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah sebagai sumber belajar serta dasar pengembangan program pembinaan lanjutan, dan kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.

References

Aprinawati, I. (2018). Penggunaan model peta pikiran (mind mapping) untuk meningkatkan pemahaman membaca wacana siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 2(1), 1–9.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Berutu, N., Asnidar, A., & Nurman, A. (2013). Pengaruh kemampuan membaca peta terhadap penguasaan konsep interaksi keruangan pada siswa SMA Negeri di Kota Medan. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 46–57.

Budiman, A. (2017). Peningkatan keterampilan dasar membaca peta menggunakan model problem based learning. Jurnal Studi Sosial, 5(1), 133–119.

Budiman, M. I., & Afni, N. (2020). Upaya peningkatan hasil belajar siswa dalam membaca peta Provinsi Sulawesi Selatan melalui metode demonstrasi di kelas IV SD Negeri PAI Kota Makassar. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 3(1), 27–32.

Bugdayci, I., & Selvi, H. Z. (2021). Do maps contribute to pupils’ learning skills in primary schools? The Cartographic Journal, 58(2), 135–149. https://doi.org/10.1080/00087041.2020.1760625

Gersmehl, P. (2008). Teaching geography. Guilford Press.

Hendarni, D., et al. (2019). Modul pelatihan peningkatan kompetensi berbasis kecakapan abad 21 mata pelajaran geografi sekolah menengah atas (SMA). Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ikhsan, A. R., Anasi, P. T., Wiyono, H., & Harjanti, D. T. (2025). Tingkat pengetahuan membaca peta buta pada peserta didik sekolah menengah pertama. 10(4), 392–402.

National Research Council. (2006). Learning to think spatially. National Academies Press.

Prakash, V. (2023). Learning map skills in geography and its improvement using technology. Research Hub International Multidisciplinary Research Journal, 10(8), 10–20. https://doi.org/10.53573/rhimrj.2023.v10n08.003

Purnama, Y. I., & Nurdianingsih, F. (2019). The impact of higher order thinking skills (HOTS) instructions in teaching EFL speaking skill from the perspective of students’ motivation. Lingua Cultura, 13(4), 313–319.

Sumaatmadja, N. (1981). Studi geografi. Alumni.

Sumaatmadja, N. (2001). Metode pembelajaran geografi. Bumi Aksara.

Susanto, A. (2017). Media pembelajaran geografi. CV Yrama Widya.

Yunus, H. (2010). Geografi: Konsep dasar dan pendekatan. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-04-26

How to Cite

Ati, A., Andrias, A., Amaluddin, L. O., Aldiansyah, S., Saudi, F., Nasanah, N., & Akbar, I. (2026). PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM MEMBACA PETA DI SMA NEGERI 02 KENDARI: Training to Improve Students’ Basic Map Reading Skills at SMA Negeri 02 Kendari. JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI), 3(1), 35–42. https://doi.org/10.66225/jesasi.v3i1.34